Cara Menanam Kacang Tanah Agar Berbuah Banyak dengan Cepat

cara menanam kacang tanah

MENANAM KACANG TANAH –┬áKacang tanah merupakan tanaman yang sudah tidak asing lagi di Indonesia. Tanaman tersebut digunakan sebagai bahan untuk dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, misalnya sebagai bumbu sate rumahan.

Tidak hanya karena rasanya yang enak, tetapi tanaman ini memiliki kandungan manfaat yang sangat banyak. Jika anda tertarik untuk budidaya tanaman ini maka syarat-syarat dasar yang harus diperhatikan sebelum memulainya ialah:

  1. Tanaman kacang tanah tumbuh baik di daerah yang memiliki ketinggian dari 50 sampai 500 meter di atas permukaan laut. Sehingga, dengan kata lain bahwa tanaman kacang tanah ini sangat cocok di daerah dataran rendah yang memiliki suhu tinggi.
  2. Kelembaban udara berkisar 65% – 75% sehingga tanaman kacang tanah lebih cocok ditanam di musim kemarau dibandingkan musim hujan. Curah hujan yang tinggi dapat menghambat pengakaran yang terjadi pada tanaman kacang tanah.
  3. Tanaman kacang tanah ini sangatlah cocok daerah yang beriklim tropis
  4. Tanaman kacang tanah sangat cocok dengan tanah yang memiliki keasaman tanah sekitar 5 sampai 6,3.
  5. Berikan unsur Ca pada tanah yang Anda gunakan sebagai media tanam kacang tanah. Dengan anda memberikan unsur tersebut pada tanah yang Anda gunakan sebagai media tanam kacang tanah, tanaman kacang tanah Anda dapat berbuah dengan maksimal dan baik. Hal ini dikarenakan bahwa unsur Ca dapat membantu produktivitas tanaman kacang tanah.
  6. Anda juga bisa memberi dolomit atau kapur pada tanah yang Anda gunakan. Namun, sebenarnya dolomit ini hanya digunakan ketika kondisi tanah memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga membuat tanaman kacang tanah ini terhambat pertumbuhannya.Sedangkan kapur, bisa anda gunakan jika kondisi tanah memiliki kelembaban yang terlalu tinggi alias tanah yang terlalu basah.
  7. Unsur lain yang dapat membantu pertumbuhahn dan perkembangan tanaman kacang tanah adalah unsur N. Jika Anda menambahkan unsur N pada media tanam kacang tanah ini, Anda bisa mengoptimalkan pertumbuhan hingga 85% lebih cepat dibandingkan tidak menambahkan unsur N.
memilih kacang

indonesiakehati.com

Memilih Bibit Kacang Tanah

Untuk hasil yang maksimal, anda bisa mengambil bibit kacang tanah dari tanaman kacang yang sudah mencapai usia sekitar 100 hari.

Ciri-ciri tanaman kacang tanah yang bisa Anda gunakan sebagai bibit kacang tanah yaitu kacang tanah yang mulai terlihat kehitaman, kemudian ketika kacang tanah tersebut dibuka, terdapat selaput dara. Setelah benih sudah Anda dapatkan, lanjutkan ke proses berikut ini:

  1. Jemurlah benih kacang selama 3 sampai 5 hari langsung di bawah terik matahari,
  2. Setelah dijemur, simpanlah benih kacang tanah selama 3 sampai 6 bulan. Saat proses penyimpanan benih kacang, jangan sampai cangkang kacang terbuka, agar benih sudah benar-benar matang saat hendak ditanam.
  3. Kemudian, buka cangkang kacang tanah, dan
  4. Benih sudah siap untuk ditanam.

Persiapan Lahan

Lahan yang digunakan untuk menanam harus digemburkan terlebih dahulu. Penggemburan bisa dilakukan dengan cara mencangkul atau membajak sampai butiran tanah menjadi lebih halus.

Kemudian taburkan kapur atau dolomit sesuai dengan kondisi keasaman maupun kelembaban tanah sebanyak 2 ton per hektar. Kemudian campur dengan lahan secara merata. Diamkan lahan selama 2 hari sebelum masuk ke langkah selanjutnya.

Pemupukan Awal

Untuk pemupukan awal bisa menggunakan pupuk kandang atau kompos yang sudah matang. Apabila tersedia Anda bisa menggunakan pupuk kandang dari kotoran sapi, kambing, dan kotoran ayam.

Bisa menggunakan salah satu jenis pupuk atau campuran ketiganya. Campurkan pupuk dengan tanah secara merata.

Pembuatan Bedengan

bedengan kacang tanah

i.ytimg.com

Budidaya kacang tanah bisa dilakukan dengan bedengan atau tanpa bedengan. Penggunaan bedengan perlu dilakukan bila kondisi tanah rawan tergenang air. Kondisi drainase yang baik akan membuat tanaman bisa berkembang secara maksimal.

Penunggakan

Penanam kacang tanah bisa dilakukan dengan cara penunggakan dengan menggunakan jarak tanam 25 x 25 cm.

Untuk satu hektar lahan diperlukan sekitar 50 kg benih dengan asumsi setiap lubang tanah diisi 1 benih kacang. Setelah benih ditanam sebaiknya dilakukan penyiraman setiap pagi dan sore. Kacang tanah akan mulai tumbuh setelah 4-7 hari setelah masa tanam.

Perawatan dan Pemupukan

Cara menanam kacang tanah yang baik harus diikuti dengan perawatan yang baik agar hasil budidaya kacang bisa optimal. Kacang tanah akan mulai tumbuh secara serempak setelah 7 hari setelah ditanam dan akan berbunga ketika berusia 20 hari dan berlanjut sampai umur 75 hari.

iasanya hanya bunga tanaman yang berumur lebih dari 30 hari yang akan menjadi polong. Setelah terjadi proses penyerbukan, akan tumbuh ginifor atau bahkan muncul buah pada hari ke-3 sampai ke-4. Kemudian ginofor tersebut akan menembus tanah dan berubah menjadi polong kacang.

Perawatan yang dilakukan ketika kacang tanah mulai berbunga yakni pemberian pupuk tambahan. Pilihlah pupuk yang mengandung banyak zat posfor. Selain itu agar kacang menghasilkan bibit yang berkualitas lakukan penyiangan, pembubuhan tanah dan pembasmian hama.

Waktu Panen

Anda sudah bisa memulai pemanenan kacang tanah Anda, jika kacang tanah Anda sudah mencapai usia sekitrar 90 hari setelah proses penanaman. Berikut ini adalah ciri-ciri dari kacang tanah yang sudah siap untuk dipanen:

  1. Kacang tanah sudah mulai terasa keras atau mengeras,
  2. Daun tanaman sudah mulai berwarna kuning dan berguguran,
  3. Anda bisa cek kacang tanah dengan mengambil secara acak, jika kacang tanah terisi penuh, maka kacang tanah siap dipanen.

Dan untuk daun kacang sendiri bisa digunakan untuk pakan kambing, sehingga tidak terbuang dengan sia-sia. Selain itu setelah kita panen kacang, biasanya di jemur terlebih dahulu untuk menghiangkan air dalam kacang. Hati-hati ketika menjemur, Apa lagi kalau punya banyak ayam, Akan menjadi makanannya.

Itu tadi merupakan langkah-langkah menanam kacang tanah yang paling efektif. Semoga bermanfaat.

Add Comment