Cara Ternak Ayam Kampung Agar Cepat Panen!

TERNAK AYAM KAMPUNG – Ayam kampung merupakan salah satu jenis unggas yang sangat digemari oleh masyarakat. Bahkan semua bagian tubuhnya bisa dimanfaatkan mulai dari daging, telur sampai bulunya bisa jadi pemasukan tersendiri untuk pemiliknya.

Faktanya daging ayam kampung lebih banyak diminati dari pada jenis daging lainnya, karena selain mempunyai rasa yang khas daging ayam kampung punya banyak manfaat.

Telur ayam kampung mempunyai kadar protein lebih tinggi dibanding ayam negri, oleh karena itu masyarakat sering menggunakannya sebagai campuran jamu.

Selain itu bulu ayam mempunyai warna yang sangat unik, banyak yang memanfaatkannya untuk membuat kemoceng atau hiasan lainnya. Untuk penjualan ayam kampung masih sangat minim dipasaran, oleh karena itu ayam kampung dihargai lebih tinggi dari ayam biasanya.

Banyak sekali bukan sumber penghasilannya? Untuk itu saya akan membagikan beberapa tips untuk kamu yang ingin memulai usaha bertenak ayam kampung.

Cara Berternak Ayam Kampung dengan Mudah!

tips ternak ayam mudah

astamajaya.co

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berternak ayam kampung :

1. Memilih bibit yang bagus.

Ini merupakan langkah awal yang tidak boleh disepelekan, karena bibit akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan ayam nantinya. Bibit ayam yang bagus yang nantinya akan menghasilkan induk yang bagus pula.

Secara otomatis itu akan menaikkan nilai rupiahnya. Ada beberapa cara mengembang biakan bibit, yang pertama membeli bibit di pasar dan menetaskannya sendiri, kedua membeli indukan lalu memelihara sampai bertelur.

2. Pemilihan pakan.

Pemilihan pakan sangat berpengaruh untuk kualitas telur yang akan dihasilkan nanti. Oleh karena itu pemberian pakan tidak boleh sembarangan, ayam kampung butuh pakan yang banyak mengandung protein, karbohidrat lemak dan air. Misalnya kacang tanah.

Hal ini menyebabkan perternak harus mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk pakannya saja. Untuk menghindari hal tersebut maka peternak bisa membuat pakan ayam sendiri. Contohnya dedak, pakan ini berasal dari hasil penggilingan gabah.

Dedak sangat mudah dicari di pasaran dan biasanya terdapat di tempat pengolahan beras.

3. Perawatan ayam kampung.

Untuk perawatannya ayam kampung tidak terlalu sulit, cukup bersihkan kandang atau lingkungannya secara berkala untuk menghindari bibit penyakit. Lalu untuk ayam yang baru bertelur dan menetas hanya perlu diberi penghangat dari bohlam lampu.

Dan untuk ayam yang sudah terkena penyakit seharusnya dipisahkan dari ayam lainnya untuk menghindari penularan penyakit.

4. Panen ayam kampung.

Ada satu rahasia peternak ayam kampung untuk membuat ayamnya sehat dan bagus. Rahasianya adalah ketika ayam bertelur untuk pertama kalinya maka jangan pernah dijadikan bibit, karena kualitas ayam yang kurang bagus.

lebih baik dikonsumsi pribadi atau dijual ke pedagang makanan. Setelah ayam bertelur untuk kedua kalinya dan seterusnya maka telur itu bisa digunakan sebagai bibit.

Referensi Berternak Ayam kampung Super!

referensi ayam kampung

mitalom.com

Setelah memperhatikan 4 hal tersebut, selanjutnya ada beberapa cara budidaya ayam kampung yang bisa jadi referensi atau pilihan untuk mulai beternak.

1. Cara tradisional.

Cara ini yang paling sering dilakukan terutama masyarakat di daerah pedesaan. Ayam tersebut dibiarkan begitu saja di halaman sekitar rumah dan mencari pakannya sendiri.

Kekurangannya adalah kita tidak bisa mengawasi ayam tersebut dan menyebabkan resiko hilang atau mati dimakan pemangsa.

2. Cara semi intensif.

Cara ini hampir sama dengan yang pertama,ayam di lepas begitu saja di halaman rumah namun diberi pagar pembatas. Hal yang membedakan lainnya adalah pemilik menyediakan kandang untuk ayamnya ketika malam tiba biasanya ayam-ayam itu pun masuk ke kandangnya.

Kekurangannya mungkin cara ini sedikit merepotkan si pemilik karena harus memasukan kembali ayamnya ke dalam kandang.

3. Cara intensif.

Untuk peternak yang tidak mau repot cara ini bisa digunakan. Yaitu dengan mengurung ayam kampung 24 jam di dalam kandang. Sang pemilik hanya memberikan makan dan minum setiap harinya dan membersihkan kandangnya secara berkala.

Dan untuk kekurangan cara intensif ini adalah berdampak pada pertumbuhan ayam kampung yang lebih lambat pertumbuhannya dari pada ayam yang menggunakan dua cara diatas.

Untuk budidaya ayam cara semi intensif dan intensif memerlukan sebuah kandang untuk tempat tinggal ayamnya. Dan untuk menghemat pengeluaran peternak bisa membuat kandang untuk ayamnya sendiri. Namun harus memenuhi kriteria berikut :

  1. Pastikan ayam mendapatkan sinar matahari yang cukup. Meskipun ayam terkurung di dalam kandang, kebutuhan sinar matahari itu sangat penting untuk membantu pertumbuhan ayam kampung nantinya.
  2. Pastikan kandang ayam berada di jarak aman. Meskipun kita peternak ayam tersebut akan tetapi kandang tidak boleh berdekatan dengan rumah, karena bisa menyebabkan penyebaran virus unggas yang akan menjadi penyakit. Oleh karena itu pastikan kandang berada di jarak yang aman dari rumah.
  3. pastikan posisi kandang ayam agak tinggi. Mengapa demikian? Hal ini berguna untuk menjaga kandang tetap kering, dan menghindari genangan di tanah masuk ke kandang ketika hujan.
  4. Pasang perlengkapan ayam. Kalau sudah membuat kandang jangan lupa memasang perlengkapannya seperti tempat makan, tempat minum, lampu bohlam, atau bisa juga ditambahkan jerami agar ayam tetap hangat.
  5. Jangan memasukan terlalu banyak ayam dalam satu kandang. Hal ini perlu diperhatikan karena ayam yang mudah stres biasanya akan lambat untuk berkembang biak. Otomatis telur yang dihasilkan akan berkurang dan nantinya akan berpengaruh pada omzet penjualan.

Baca Juga: Cara Membuat Gulai Kambing Super Menggoda

Demikian cara bertenak ayam kampung agar menghasilkan ayam yang bagus dan sehat. Tidak sulit bukan? Untuk itu kamu bisa mulai beternak untuk menambah penghasilan, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Add Comment