Tips Mudah Cara Ternak Kambing yang Menguntungkan!

usaha ternak kambing menguntungkan

CARA TERNAK KAMBING – Permintaan daging kambing di Indonesia semakin meningkat seiring dengan Semakin banyak peminat dan meningkatnya daya beli masyarakat. Sehingga usaha budidaya kambing masih menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan.

Apalagi banyak sekali restoran-restoran timur tengah yang menunya berbahan dasar daging kambing sehingga daging kambing sudah memiliki pasar tersendiri. Kebanyakan kambing-kambing tersebuat di olah menjadi sate atau gulai kambing.

Maka beternak kambing potong bisa jadi pilihan yang baik, mengingat tingginya kebutuhan dan permintaan pasar.

Selain itu, hasil dari beternak kambing bukan hanya daging kambing saja tapi juga susu hingga kotorannya pun dapat dimanfaatkan untuk dijual. Pada intinya beternak kambing membutuhkan perawatan yang baik dan benar agar bisa memberikan hasil yang maksimal.

Jadi, apa saja yang perlu dilakukan dalam memulai beternak kambing potong? Artikel ini akan membahas beberapa hal yang penting untuk diperhatikan agar dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas pada ternak kambing yang kita lakukan.

tips ternak kambing mudah

i.ytimg.com

Adapun keuntungan beternak kambing antara lain:

  1. Kambing termasuk jenis hewan ternak yang paling menguntungkan dalam waktu singkat. Umur satu tahun kambing betina bisa melahirkan beberapa anak kambing. Sehingga dalam jangka waktu empat tahun bisa beranak pinak hingga delapan ekor.
  2. jika peternak membutuhkan uang dalam jumlah besar secara mendadak maka ia bisa menjual kambing secara cepat.
  3. Bukan hanya saat tertentu seperti pada saat menjelang hari raya idul adha. Tapi setiap waktu kambing dibutuhkan orang untuk keperluan akikah.
  4. Kelebihan lainnya usaha beternak kambing yang menguntungkan bisa dilakukan tanpa modal. Anda tinggal mencari orang yang hendak berinvestasi beternak kambing.

Selain itu, bagaimanapun konsep dalam budidaya kambing pasti akan selalu menguntungkan. Baik konsep beternak kambing tradisional, modern, hingga skala rumah tangga. Modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar.

Baca Juga: Cara Menanam Kacang Tanah Agar Berbuah Banyak

cara ternak kambing

pertanian.tv

Berikut ini cara-cara agar sukses beternak kambing dengan modal awal yang tidak terlalu besar.

1. Menyiapkan kandang

Sebelum beternak kambing, langkah utama yang pasti ialah menyiapkan terlebih dahulu kandangnya. Kandang tersebut dapat dibuat dari potongan kayu atau bahan bambu.

Ukuran kandang harus disesuaikan dengan jumlah kambing. Pastikan kambing bisa leluasa untuk bergerak bebas dan merasa nyaman. Sehingga kambing bisa berkembang biak secara sehat dan optimal.

2. Memilih bibit unggul

Ada 2 jenis kambing potong yang sering di ternakkan dan paling populer, yaitu: kambing Kacang atau sering di kenal juga sebagai kambing Jawa dan kambing Etawa.

Kambing Kacang / kambing Jawa lebih mudah perawatannya karena lebih tahan terhadap penyakit dan memiliki presentase perkembangbiakan yang bagus.

Sedangkan kambing Etawa bisa menghasilkan susu yang banyak, sehingga sering di gunakan juga sebagai penghasil susu. Tapi, kambing ini juga sangat cocok untuk di jadikan sebagai kambing penghasil daging.

3. Pakan yang mencukupi gizi

Makanan kambing biasanya berupa hijau – hijauan segar, seperti: rumput, daun lamtoro, daun turi, daun singkong yang berprotein cukup tinggi, daun nangka dan daun pepaya.

Tapi sebelum memberikan daun – daunan hijau pada kambing sebaiknya di lakukan penjemuran atau di layukan terlebih dahulu, sekitar 2 – 3 jam di bawah terik matahari yang bertujuan untuk menetralkan kemungkinan racun berbahaya yang ada di dalam daun – daunan hiaju tersebut. Kambing di beri makan 2 kali sehari, jam 8 pagi dan jam 4 sore.

4. Pemeliharaan kesehatan

Lahan yang digunakan untuk memelihara atau yang di jadikan kandang harus bebas dari penyakit menular.

Kambing yang terdapat indikasi bulunya membawa penyakit sebaiknya di mandikan terlebih dahulu dan di gosok dengan larutan sabun karbol, Neguvon, Bacticol Pour, Triatex atau Granade 5% dengan konsentrat 4,5 gram untuk 3 liter air.

Untuk membasmi kutu pada kambing, dapat di mandikan dengan larutan Asuntol dengan konsentrasi 3 – 6 gram untuk di larutkan pada 3 liter air. Kemudian, sangat perlu di lakukan vaksinasi secara rutin yang bertujuan untuk mencegah terjangkit penyakit yang di sebabkan oleh virus.

5. Reproduksi

Biasanya kambing potong yang berumur 8 – 10 bulan sudah siap untuk di kawinkan. Adapun tanda – tanda yang mulai terlihat adalah kegelisahan, alat kelamin kambing menjadi kemerahan dan bengkak, ekor yang di gerak – gerakkan, dan juga berkurangnya nafsu makan.

Setelah di kawinkan kambing akan mengandung selama 5 – 6 bulan, lalu selanjutnya ialah penanganan pada proses kelahiran. Kita perlu perhatikan tanda – tanda dari kambing potong yang ingin melahirkan, biasanya kambing akan menggaruk – garuk lantai kandang dan terlihat gelisah.

Dalam hal ini, kita juga harus turut serta dalam proses kelahiran untuk menghindari hal- hal yang tidak di inginkan. Dengan pengelolaan yang baik kambing dapat melahirkan setiap 7 bulan sekali dan sekali melahirkan dapat menghasilkan 1 – 4 ekor anak kambing.

Setelah 1 bulan semenjak sang induk kambing melahirkan maka induk kambing sudah bisa kita kawinkan kembali dengan kambing pejantan.

Pada intinya, sebagai pemula anda bisa menjalankan usaha beternak kambing dengan modal awal yang tidak terlalu besar.

Bisnis ternak kambing akan cepat berhasil jika anda menggunakan cara beternak kambing secara modern dan profesional seperti fermentasi pakan ternak kambing yang termasuk cara beternak kambing yang baik dan benar. Beternak kambing ini relatif mudah untuk di lakukan.

Jika pemilihan bibitnya benar maka akan mendapatkan bibit yang bagus dan sehat, serta kebersihan kandang yang kita selalu jaga tidak akan menimbulkan penyakit yang mengancam. Sehingga usaha budidaya kambing bisa menghasilkan untung besar dan kambing tumbuh optimal.

Add Comment